Mengenai Saya

Foto saya
Tasikmalaya, Jawa barat, Indonesia
Saya sebagai perintis perpustakaan pribadi "Tandziful Qulub" sejak Tahun 1998. Saya dibesarkan di Pondok Pesantren al-Khoeriyah kel.Ciherang Kec. Cibeureum Kota Tasikmalaya provinsi Jawa Barat. saya menyukai hal-hal yang berbau filsafat sejak dibangku Aliyah, dan buku pertama yang mengilhami dan yang pertama saya baca adalah Pengantar ilmu filsafat karya Jujun suryasumantri. Sejak saat itu saya belajar segala hal meski tidak terlalu dalam karena bagi saya ada satu ilmu yang perlu saya pelihara dan saya jaga yaitu, Ilmu Tauhid atau ilmu ketuhanan Islam sebagai ilmu pokok. Kegemaran membaca buku beraroma filsafat mampu mengguggah keinginan untuk memanifestasikan kitab sumber islam, yaitu al-Qur'an sebagai kitab sumber yang mampu dibumikan sebagimana buku Prof.DR.Quraisy Shihab.

Rabu, 11 Agustus 2010

Menuai Kebaikan Di Bulan Suci Ramadhan

Seindah-indahnya kehidupan di hari-hari yang lain, yang biasa-biasa saja. Tiada ada lagi hamparan tuaian pahala kebaikan yang disediakan Alloh swt kecuali keberkahan berbagai kebaikan di bulan suci ramadhan. Kesucian di bulan ini terpelihara dari lahir hingga bathin.
lencana-lencana tiada lagi terlihat dihadapan-Nya, hanya Alloh swt yang mampu menilai dari segala bentuk yang ada pada hari-hari di bulan suci ini. Sejenak terungkap dalam sebuah kalimat-Nya (firman-Nya), yaitu diwajibkan atas kalian semua berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, mudah-mudahan kalian menjadi orang yang taqwa.
sebuah ungkapan Alloh swt yang memberikan jalan atau kaifiyat untuk menjadi seseorang yang termulia disisi-nya, yaitu melalui berpuasa. Sebulan diwajibkan berpuasa yang disertai 3 aspek yang dibagi pada 3 dasa ramadhan ini, rahmatan, magfirotan dan itqun minanar menjadi sebuah perwujudan kasih sayang ALloh swt kepada Ummatnya.
Sejalan dengan itu, kebaikan-kebaikan yang dilakukan pada saat itu akan dilipat-gandakan dengan puasa yang dijalani sebagai manifestasi keberkahan. Sodaqoh sunnat maupun zakat fitrah yang biasanya dibagikan menjadi sebuah monumental hantaran Alloh swt atas ummatnya.
begitupun kesucian seorang hamba pada bulan ini lebih suci diatas kesucian bila kebaikan-kebaikan yang dilakukan dan bila diketahui konsep-konsep dasar di bulan ramadhan. dimulai anjuran untuk bersedekah, membaca al-qur'an, sholat malam dan hal-hal lain yang Rasulullah saw lakukan selama bulan ramadhan.
3 aspek diatas merupakan salah satu konsep Alloh swt dibulan ramadhan dinatara konsep-konsep yang ada. terdapat konsep Alloh swt yang diantar oleh rasulullah saw, yaitu lailatul qadar yang mana hal ini dijadikan suatu momen yang indah dan dianggap besar, yaitu Nuzulul qur'an. keduanya, merupakan sebuah konsep duniawi dan ukhrawi, nuzulul qur'an merupakan manifestasi dari adanya lailatul qadar atau sebuah garis lanjut dari penurunan al-qur'an pada saat laialtul qadar, yaitu penerimaan wahyu pertama rasulullah saw di guha hira, yang nantinya dilanjutkan dengan penurunan secara bertahap atau berangsur-angsur. karena hakikat peristiwa lailatul qadar adalah turunnya para malaikat dan ruh untuk mengurusi berbagai urusan didunia, adapun penurun al-qur'an pada saat itu adalah turunnya al-qur'an dari lauhil mahfudz ke langit dunia (baitul 'izzah).
satu hal yang perlu diingat adalah bahwa turunnya al-qur'an kepada Nabi Muhammad saw adalah setelah adanya peristiwa laialtul qadar, berdasar pada bukti-bukti yang ada, yaitu:
1. Tanggal 17 Ramadhan adalah hari peringatan diturunkannya wahyu pertama kepada Nabi saw di guha hira.
2. Peristiwa lailatul qadar itu berkisar dari tanggal 21-akhir ramadhan.
Oleh karenanya, tidaklah masuk akal bila penurunan wahyu pertama lebih dahulu dari pada peristiwa lailatul qadar, mengingat dan menimbang pada data diatas.
kembali kepada kesucian dibulan ini, adalah sebagian besar rukun islam dilakukan pada bulan ini, kecuali ibadah haji. karena konsep islam sesungguhnya adalah menuju kepada kesucian dan mensucikan diri manusia dari berbagai hal yang merusak jati diri manusia baik lahir maupun bathin. dan karena Alloh sendiri menyukai orang yang suka mensucikan diri (al-baqarah:222).
Dibulan pula terdapat Bonus yang tiada terhingga, yang dicari-cari dan dianjurkan untuk dicari, yaitu bertepatannya do'a kita atau mengetahui peristiwa laialtul qadar yang disertai dengan do'a yang langsung kita panjatkan kepada Alloh swt ataupun ibadah-ibadah lain yang bertepatan dengan peristiwa turunnya para malaikat dan ruh itu, karena kebaikannya akan berlipat ganda bahwa lebih dari 1000 bulan kebaikan yang dilakukan manusia secara continue. Siapapun pasti tertarik akan berlipat gandanya kebaikan yang melebihi batas usia Nabi kita sendiri, sekira 83 tahun lebih kebaikan yang dilakukan manusia yang beribadah dan bertepatan dengan peristiwa malam lailatul qadar.
Akhirnya, ibarat menuai diladang yang tak perlu bercocok tanam hanya tinggal menyiram dan memetik hasil dengan bonus jaminan hasil yang melebihi 83 tahun hidup manusia bila diketahui dan tepatnya siraman kita pada saat hujan rahmat Alloh swt melalui para malaikat dan ruh tadi.
mudah-mudahan kita semua disucikan dan mendapatkan kebaikan-kebaikan tadi. Amin ya rabbalalamin............
Wawa Farid Wazdi'10
Edisi Agustus'10

Kamis, 08 Juli 2010

Mengawali bulan diujung bulan (Realitas yang tidak pernah Berhenti)

diawal juli ini sekaligus diakhir-akhir bulan rajab yang bertepatan dengan bulan diisra dan mi'rajkan nabi Muhammad saw, ada sedikit bersitan untuk mengungkapkan sesuatu yang menjadi pertanyaan dibenak bahwa tidak semua yang irasional tidak bisa direduksi selama hal itu tidak ditemukan berbagai kemungkinan berupa postulat-postulat yang menjadi asumsi dasar bahkan mungkin bisa menjadi hipotesis yang cantik.
bersitan itu, terukir saat kutemukan sebuah ayat yang bermunasabah (korelasi) dengan ayat lain yang membahas tentang kemampuan dimensi malaikat. berangkat dari sebuah hadits isra mi'raj, yang mengemukakan bahwa nabi saw dijemput oleh Malaikat jibril untuk mengadakan rihlah dengan membawa kendaraan yan bernama buroq. dimana sebagian pendapat mengatakan bahwa buroq itu sejenis kuda atau keledai, namun postur tubuhnya dibawah keledai dan bahkan menurut pendapat ulama lain buroq ini memiliki sayap.
berdasar pada surat fatir ayat 1, yang ditafsirkan bahwa malaikat memiliki sayap yang bila dijumlahkan belum tentu sesuai dengan hadits. akan tetapi mungkin dari sisi lain bisa diformulasikan terlebih dahulu, seperti dibawah ini:
sayap malaikat adalah 2 kuadrat, 3 kuadrat, empat kuadrat dan atau lebih dari itu. ditambah keterangan lain dalam sebuah hadits yang menyatakan bahwa malaikat memiliki 600 sayap (al-malaikatu sittumiah ajnihah).
maka bisa dirumuskan sebagai berikut:
2kuadrat (matsna) X 3 kuadrat(tsulatsa) X 4 kuadrat (Ruba') + (X)(yazidu fi kholqi mayasya) = 600 sayap
576 + X = 600
X = 600 - 576
X = 24
sayap merupakan sebuah kemampuan untuk terbang.dan ada juga yang mengatakan sayap disini adalah kemampuan dimensi. dimensi adalah kemungkinan gerak dalam satu jalur dalam waktu tertentu. berarti ada 2 pengertian tentang (ajinihah) atau sayap ini. bila disatukan, sayap berarti kemampuan untuk terbang sedangkan dimensi adalah kemampuan yang memungkinkan sesuatu itu menempuh jarak dan waktu.dimana satu garis menggambarkan satu dimensi, satu bidang datar menggambarkan dua dimensi,sebuah kubus menggambarkan tiga dimensi waktu sebagai dimensi keempat. menurut salah satu teori fisika terdapat teori untai (string Theory) yang mengatakan bahwa ruang tempat kita hidup sesungguhnya mencakup beberapa dimensi hingga 26 dimensi.
bila dipahami dari segi kemampuan, kemampuan yang memiliki 4 dimensi adalah kemampuan yang mampu menembus ruang dan waktu tanpa merusak bidang atau ruang sekitarnya. oleh karenanya, kemampuan malaikat yang memiliki 600 sayap sebagai kemampuan berdimensi malaikat, alangkah bisa dipahami kejadian isra mi'raj nabi itu. baahkan dalam surat lain , tepatnya surat al-ma'arij ayat 3-4 yang mengemukakan bahwa para malaikat bila naik ke hadapan Alloh membutuhkan waktu satu malam yang berbanding dengan 50.000 tahun perjalanan manusia. maka sewajarnya bila nabi diantarkan oleh para makhluk Alloh yang memiliki kemampuan seperti malaikat itu, apalagi oleh pemimpin para malaikat, yaitu jibril, sebagai malalikat yang memiliki kemampuan dimensi tertinggi yang bertahta disidratul muntaha diatas langit ke-7(an-Najm 7-10). selain itu, kemungkinan lain yang menjadi motivasi untuk mempercayai kejadian isra mi'raj adalah adanya kendaraan yang bernama buroq ini. yang bila diartikan secara etimologi adalah kilat dan dimungkinkan buroq ini adalah sekumpulan cahaya yang membentuk kilat dan mampu bergerak diatas kecepatan malaikat. sebagaimana kemungkinan gerak cahaya dengan kilatan adalah sangat jauh berbeda dimana ruang dan waktu menentukan kecepatanya. contoh sederhana cahaya dalam ruang yang berkabut tidak mampu menembus seperti tembusan sebuah kilatan bila dilihat dari kecepatan tembusan.
mengenai bekal atau oleh-oleh isra mi'raj kita telah sama-sama ketahui karena hal itu adalah merupakan kewajiban kita yang telah sama-sam kita jalani.
hal inilah yang sempat terbesit dalam alam pikiran saya untuk menambah keimanan dan keyakinan terhadap Nabi Muhammad saw sebagai rasulullah saw yang terakhir. semoga dengan ini anda pun yang lebih mengerti tentang keilmuan lain, bahwa tidak ada sesuatu pun yang dianggap percuma dan tidak bermakna dalam hal ilmu. Maka lebih dari itu, pembenaran atas penafsiran al-Qur'an yang mengatakan pemahaman tentang sesuatu hal dalam beragama bisa dipahami dalam berbagai keilmuan.
salam sentosa
Wafazdi. 08072010

Jumat, 25 Juni 2010

Astronomi Yang Membumi

Dari galaksi bima sakti yang ada, terukir sebuah putaran dan pusaran yang mengelilingi inti tata surya, Matahari. benda-benda yang mengitarinya memiliki titik perjalanan hidupnya masing-masing sebagaimana telah dikabari sang pencipta langit bumi(QS. Yasin). benda-benda itu memiliki karakteristik tersendiri dari yang terdekat hingga yang terjauh dari titik fokus hingga menjadi sebuah kesatuan tata surya dalam galaksi bima sakti.
konfigurasi elektron dan proton bergulir melahirkan sebuah pengetahuan kimia dari pengetahuan astronomi selanjutnya adakah teori yang muncul dan membumi dari pengetahuan astronomi tadi, baik dari sisi budaya atau sisi tranformasi alam yang berkembang di planet bumi?.
Dari sisi budaya bila dalam sebuah kehidupan terdapat sebuah benda yang berjalan atau menjalani takdirnya dalam perjalanan yang terlentang mengitari matahari adalah mungkin seseorang yang memiliki ciri atau karakteristik individualis atau juga sebuah takdir perjalanan hidup seseorang yang akan dan sedang dijalaninya. yang kemudian memiliki teman-teman dalam sebuah komunitas yang dalam kajian astronomi adalah sebuah tata surya, sedang dalam komunitas manusia seperti apa adanya sekarang ini, disebut sebuah komunitas, baik dari terkecil (keluarga) atau komunitas terbesar (negara), mungkin juga bisa melahirkan yang disebut paradigma sosialis atau komunalis/komunis.
Dari sisi budaya manusia tadi, baik yang individualis atau sosialis, akan tercipta dua hal, yang baik atau yang buruk. Sebuah keindividualisan yang tidak terbatas akan melahirkan sebuah budaya kolonialme dan imperialisme
atau yang disebut sebagai penjajahan. karena setiap individu memiliki berbagai kepentingan yang sama dengan individu yang lain yang akhirnya berkompromi hingga dalam sebuah komunitas. Sisi baiknya adalah bahwa tiap individu dalam hidupnya memiliki hak yang mendasar yang tidak semestinya diganggu atau yang berhak untuk diperjuangkan, sebagaimana seseoarang berhak memiliki sebuah benda atau meraih keinginan dengan keinginan yang sama.
mungkin juga akan melahirkan sebuah paradigma yang mandiri sebagaiamana diungkapkan diatas, sebagai karakterisitik budaya tertentu. Paradigma tersebut adalah cara pandang seseorang yang mandiri yang mampu memegang prinsip dan mampu hidup berkomunitas/berkelompok. Paradigma yang sangat fleksibel.
namun dari sisi astronomi yang terlahir secara global adalah paradigma individualisme dan sosialisme/komunal sebagai intensitas karakteristik planet yang mengitari matahari pada porosnya masing-masing hingga bersama-sama berputar dalam sebuah poros (as)nya dalam sebuah komunitas yang disebut Tata surya dari galaksi bima sakti.

Kamis, 10 Juni 2010

Analisis Pengertian Nabi dan Rasul

Pengertian Nabi dan rasul telah sama-sama diketahui perbedaan yang sangat mencolok, yaitu, segi penyampaian wahyu terhadap ummat. Secara spesifikasi, Nabi adalah seseorang yang diberikan kepadanya wahyu untuk dirinya saja, sedangkan rasul adalah seseorang yang diberikan wahyu untuk disampaikan kepada ummatnya. maka dari itu, terdapat Nabi dan rasul yang wajib diketahui oleh ummatnya, orang-orang terpilih itu atau ada dalam kitab suci (Al-Qur'an) dan ada juga Nabi saja atau rasul saja. seperti Nabi Syamuel, Nabi KHidir dan Nabi syits.
merunut dari segi bahasa, kata Nabi berarti sebuah peringatan sedangkan rasul adalah seorang utusan. dari pengertian secara bahasa ini maka pengertian secara terminologi di atas ada. ada sebagian orang, yang mengatakan bahwa manusia itu merupakan seorang Nabi atau seorang rasul ketika dia memenuhi pengertian secara terminologi di atas, akan tetapi hal itu sangat keliru, ketika ditawarkan sebuah kitab suci yang termaktub dan tersusun secara ilahiyah yang berisi firman-firman tuhan. Sebagaimana halnya Nabi Muhammmad saw. maka dari itu, bila seseorang mengakui seorang nabi hanya karena baru saja kedatangan seorang malaikat pembawa wahyu itu dianggap menyesatkan, karena tidak ada Nabi dan rasul setelah kenabian Nabi Muhammmad saw.
pengertian seorang Nabi dan rasul itu mengarah kepada sesuatu yang jelas-jelas membuat sebuah kebaikan dan kemaslahatan ummat seluruhnya, minimal disebuah kawasan yang besar hingga mendunia.
kelayakan seorang Nabi dan rasul sebagai seorang yang suci adalah keadaan yang sangat diperhitungkan hingga pembinaan seorang Nabi tidak mudah dimengerti oleh manusia biasa padahal dia sendiri adalah manusia biasa hanya saja dia memiliki keistimewaan diluar batas kemanusiaan. hal ini diketahui melihat pada sosok dan karakterisitik Nabi Muhammmad yang telah merunut atau mengetahui kisah-kisah nabi sebelumnya, alam ghaib hingga titik pusat alam semesta yaitu sidratul muntaha.
keteladan seorang nabi sangat berarti untuk ditiru dan diamalkan karena hal itu menggiring ke arah kemaslahatan ummat seluruhnya.
Nabi dan Rasul diakui pernah melakukan kesalahan karena kemanusiaan yang dimilikinya, seperti Nabi pernah dikecam oleh Alloh swt agar jangan menyepelekan orang buta atau Nabi musa yang pernah berlaku sombong hingga bertemu dengan Nabi khidir yang lebih tinggi ilmunya dibandingkan beliau. itulah sisi kemanusiaan sebagai bukti bahwa Nabi dan Rasul adalah Manusia sebagai makhluk yang sempurna. secara logika, manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dikemukakan oleh Nabi Muhammad saw dalam kitabnya al-Qur'an dan tidak ada dalam kitab lain, kenapa? karena Nabi muhammad saw dipelihara kesuciannya sejak kecil hingga akhir dunia. diberikan pengetahuan dan ilmu yang diberikan kepada Adam hingga Nabi Isa.
Dalam sebuah kisah diungkapkan bahwa Nabi Muhammad saw berada pada tingkat kedua setelah Alloh Swt sebagai sosok yang telah ada atau ruhani yang pertama diciptakan sebelum segala sesuatunya ada. hingga nabi adam sendiri mengetahui hal itu oleh malaikat jibril.
Maka apalah gunanya, ketika kita mempercayai adanya Nabi dan rasul sekarang ini selama tantangan dari Wahyu al-Qur'an tidak mampu untuk dijawab olehnya, bolehlah sekedar bisa dan mampu menuruti kemampuan Nabi-nabi lain tapi tidak untuk yang satu ini, kenapa karena kesemuanya ada pada diri dan sosok Nabi Muhammad saw.
sebagai patokan dari agama islam, yaitu tidak ada mesiah atau kenabian setelah Nabi muhammad saw. sangat logik sekali ketika disodorkan kedalam berbagai hal yang ada dialam semeta ini, permasalahan apapun dari sudut apapun hal itu akan terjawab dengan sendirinya atau melalui kitab suci al-qur'an yang sekarang ini hampir dilupakan. padahal dalam kitab inilah segala sesuatu dikemukakan hanya saja tidak secara spesifik tapi universal. selain dari itu, penyampaiannyapun menyeluruh dan mengais kepada hal-hal yang pokok saja untuk kehidupan manusia dan alam semesta.
aAkhirnya, Eksistensi manusia sekarang ini, tidak mampu menjadi seorang Nabi dan Rasul hanya saja mampu mengikuti jejak dan menauladani kenabian dan kerasulannya. Maka tidak mungkin ada kenabian dan kemesiahan sekarang ini.

Rabu, 12 Mei 2010

Hierarki Wujudiah

Sebagaimana diketahui bahwa langit memiliki beberapa lapisan, ada yang mengatakan 7 lapisan, ada juga yang mengatakan lebih. namun mayoritas lebih meyakini adanya 7 lapisan langit. keadaan ini kemudian diyakini bahwa mulai dari langit bumi hingga langit ketujuh. pernah diungkapkan dalam sebuah Hadits (khabar) Nabi Muhammad saw ketika beliau melakukan perjalanan isra mi'raj, yaitu ada kehidupan di atas sana atau alam arwah para nabi, malaikat, tempat-tempat kehidupan di akhirat, tempat sebuah "papan taqdir" hingga tempat pertemuan dengan sang Pencipta Alam Yang Maha Kuasa.
Menurut agama dan kepercayaan lain disebutkan bahwa alam diatas adalah alam khayangan dan alam nirwana.
Sebuah kenyataan hidup bahwa terdapat hierarki kehidupan di alam semesta ini bergantung pada kenyataan dan taqdir makhluk Tuhan diciptakan, dari kerak bumi terendah hingga hal-hal yang tertinggi di alam semesta ini. itu bukan lah lagi sebagai kenyataan hidup namun adalah sebuah kepasatian yang telah ada dan konstan dalam kehidupan di dunia ini.
Sebagaimana diketahui pula keberadaan (eksistensi)hierarki hidup dijadikan sebuah budaya yang mau tidak mau hal itu terahir dan sebagai qodrat manusia. yang kemudian terlahir pula klasifikasi sosial dan stratifikasi sosial dalam bentuk yang berbeda
terkandung pada sudut pandang masing-masing orang di daerah tertentu.
Akhirnya, semua bentuk sudut pandang berasal dari bentuk yang nyata.

Rabu, 17 Maret 2010

Angin (versi sunda)


Eling eling mangsa iling
Weningna angin
wenangna angen-angen
sawatara ngangin
mangsa pairing-iring
tur mangsa kacangking
nikmatna karasa tinu Maha Kawasa tur nu Maha Iling

Angin atawa bayu mampu muru sahulu atawa sarewu. Baheula mah sagala rupa dijadikeun elmu ku karuhun-karuhun urang. Tinekanan angin oge jadi elmu nu guna keur sagala rupa. timimiti dipolahkeun keur elmu olah raga tur teknologina. manusa nu elmuna geus nepi kana tingkat saefi angina, ceunah bisa ngapung ngalayang diawang-awang siga manuk bisa euntreup dina dangdaunan. kacirina teh hampang himping nepika bisa jadi sarana komunikasi tanpa alat komunikasi.
sugihna pangeran anu maha kawasa, maparin elmu kamanusa dina sabagaian ciptaanana, sakumaha unggelna dina al-qur'an bahwa Alloh swt ngaberjalankeun angin "watashrifi ar-riyah". kukituna dibalik eta Alloh nu maha kawasa ngingetan bahwa dina gunana angin kacida tohagana, sabab ku eta angin urang bisa cinekul mangsa hareudang, urang bisa enghapan tur hirup jeung hurip ku eta angin. aya paribasa O2 (oksigen) ceuk urang deungeun mah, eta teh angin anu biasa diange napas ku jalma keur netralisir awak jeung awak-awakan supaya seger bugar jeung balance. kubutuh-butuhna kana angin, mehmehan angin teh dibungkus dijadikeun sasadiaan keur jalma anu katibaan kasakit, nu disebut Tabung oksigen.
Sajaba ti eta angin oge bisa dijadikeun penghantar alat komunikasi nu kiwari terus dijajal nepika bisa dijual mahal. papak jeung sagala rupa nu aya didunya iwal di awang-awang anu hampa. Angin teh bisa ditasharufkeun ku manusa, nu kawilang hade, ti saprak dipanggihan ku karuhun-karuhun urang dugika dikembangkeun ku urang deungeun, angin bisa dijadikeun objek keur kabutuhan manusa.
sok sanajan kaayaan angin bisa nguntungkeun, sajaba ti eta angin bisa ngarugikeun dina mangsa angin ngeagelebuk dina kakuatan anu ngaleuwihan tina biasana, boh kapasitas tur frekuensina. di nagara urang oge geus ngarandapan musibah akibat tina angin teh, anu disebut angin puting beliung. nanging alhamdulilah teu dugi ka musibah angin puyuh atanapi tornado mah.
Aya oge sapalih pendapat ngungkapkeun bahwa anu bisa nyegah tina bahaya angin teh nyaeta tatangkalan jeung pepelakan anu jarangkung margi angin teh muter dina sirkulasi kadaharan tatangkalan (...???). kalih ti eta, angin atanapi sirkulasi angin tina tangkal tiasa ngahasilkeun angin anu disaurkeun tadi, nyaeta oksigen dina waktu beurang, anu alus keur pernapasan manusa. ngan peupeujeuh ulah keur waktu peuting mah margi eta ngabahayakeun pernapasan urang, sabab tatangkalan dina waktu peuting keur meumeujeuhna napas (nyedot) sanes ngaluarkeun, langkung ti eta nu kaluar tina tangkal dina waktu peuting teh karbondioksida nyedot oksigen. jadi sirkulasi tangkal dina waktu beurang jeung peuting benten. dina waktu beurang, tatangkalan nyedot karbonsdioksida diolah jadi ngaluarkeun oksigen, sawangsulna dina waktu peuting, tangkal nyedot oksigen ngaluarkeun karbondioksida anu teu sae kangge kasehatan manusa.
kukituna, dasar di dunya sagala rupa nu aya teh aya kauntunganana tur aya sisi nu ngarugikeunana, dalah kumaha urang nu jadi khalifah anu dipaparin kakawasaan ku nu Maha Kawasa keur ngelola sagala nu aya di alam dunya.

Senin, 01 Februari 2010

Sebuah Rancang Bangun


Tertata Rapi diujung harapan
resapi jejak-jejak ide yang hilang
Rencanakan dan telusuri hal yang utama
buaikan satu rancangan (Wa2 Farid Wazdi'10)

Selintas merasa terkuras terkapar dalam centangan berbagai hal yang mengitari sudut-sudut tertentu. kerancuan merunut bangunan bagai bangunan diterpa atapnya. perangai berkabut mengundang serakan dan sembunyikan buah-buah alam bawah sadar. sesunyi itupun jalan dan jalur pikirannya.
Bangunan apapun itu atau benda apapun itu, bila kenyataan rusak maka akan bisa dirancang kembali dan disusun kembali bahkan dikodifikasi dan dimodifikasi sedemikian rupa. tatanan yang berserakan, susunan piramid atau sesuatu yang tergores dan runtuh akan bisa dirunut kembali menjadi seperti semula hingga lebih baik dari semula.
Dimulai dari akar atau dasar yang masih ada serta bahan-bahan yang juga masih tersedia bahkan berbagai bahan yang terbaru pun tersedia untuk membangun kembali sebuah bangunan yang indah. namun hal ini perlu dirancang kembali secara rapi dan teliti guna menjaga sistematika serta power (kekuatan) bangunan tersebut.
lantai yang masih terplester ada baiknya ditambahkan keramik yang indah agar cantik dan indah pula. tiang-tiang yang bertatakan bata-bata kini lebih ditata dengan penutup dan cat yang elok, resik dan manis. bahkan atap yang dulu terdiri dari ijuk yang dipisah dan menumpuk yang terbang terkena angin, kini tersedia genteng-genteng yang lebih kuat tentunya dengan rancang bangun plafon yang kuat pula.
Maka alam pikir kita pun bisa saja begitu keadaanya. berbagai segi seharusnya mampu diperhatikan. sebagaimana perunutan dibawah ini:
1. Penelusuran Titik-titik materi yang sistematis dan saling berhubungan
2. Penataan bahan-bahan secara global dan diklasifikasikan secara rapi
3. Perumusan materi yang sesuai dengan bahan yang akan disajikan
4. Untuk permulaan sajikan dalam bentuk yang singkat sebagai sebuah kerangka pikiran
5. Pelatihan bahan sajian dari materi (bahasa tulisan) ke perkataan (bahasa lisan)
6. Ikat hal-hal yang penting dalam sebuah bingkai pikiran atau catatan kecil selembar kertas sebagai rumusan.
7. Yakinkan bahwa hal itu bisa dilakukan dan dikerjakan.
Itulah sekilas Tata/ Rancang bangun alam pikiran dalam mengembangkan dan memfungsikan berbagai sudut dari ujung hingga ke kaki.