Mengenai Saya

Foto saya
Tasikmalaya, Jawa barat, Indonesia
Saya sebagai perintis perpustakaan pribadi "Tandziful Qulub" sejak Tahun 1998. Saya dibesarkan di Pondok Pesantren al-Khoeriyah kel.Ciherang Kec. Cibeureum Kota Tasikmalaya provinsi Jawa Barat. saya menyukai hal-hal yang berbau filsafat sejak dibangku Aliyah, dan buku pertama yang mengilhami dan yang pertama saya baca adalah Pengantar ilmu filsafat karya Jujun suryasumantri. Sejak saat itu saya belajar segala hal meski tidak terlalu dalam karena bagi saya ada satu ilmu yang perlu saya pelihara dan saya jaga yaitu, Ilmu Tauhid atau ilmu ketuhanan Islam sebagai ilmu pokok. Kegemaran membaca buku beraroma filsafat mampu mengguggah keinginan untuk memanifestasikan kitab sumber islam, yaitu al-Qur'an sebagai kitab sumber yang mampu dibumikan sebagimana buku Prof.DR.Quraisy Shihab.

Minggu, 30 Januari 2011

Lokakarya Ilahiyah dan alamiyah

      Sekilas tampak enggan untuk memahami dan merenungi sesuatu hal yang ada di muka bumi ini. padahal tidak sedikit diantara kita mengetahui sedikit banyak pengalaman maupun pikiran kita mengetahui berbagai hal yang ada disekitar kita, yang dirasa oleh pancaindera. Al-Qur'an mengungkapkan disebagian akhir-akhir ayatnya tentang deskripsi kehidupan didunia dan diakhirat, namun ternyata sedikit pula yang mengetahui.
Keadaan alam ini terkadang ada kesesuain dengan keadaan anatomi manusia.
     Berangkat dari keengganan yang pernah kurasakan, pencarian Tuhan yang sebagai perwujudan atau manifestasi ilmu yakin, ainul yakin dan hakkul yakin, ternyata aku bersyukur sekali mendapatkan segala hal yang ada dibumi ini, baik pengetahuan atau pengalaman, yang Alloh berikan kepadaku melalui makhluk-makhluknya, terutama guru-guruku yang pernah membimbingku selama ini.
     Berbagai pengalaman yang tidak pernah terduga dan tidak pernah disangka, ternyata membuahkan aku dalam hakkul yakin terhadap Tuhan yang Nabi Muhammad ajarkan dalam kitab suci Al-Qur'an. meski agak berbeda dengan apa yang dijalani orang lain yang merasakan mencoba untuk mencari titik hakkul yakin ketuhanan, kupelajari berbagai "prajurit-prajurit" Alloh selain manusia ternyata tidak sedikitpun mampu meyakinkan adanya Tuhan selain Dia, Alloh SWT. Titik cahaya yang pernah terbersit dalam anganpun ternyata tidak bisa membuatku berkesimpulan Tuhan adalah makhluk-makhluk yang ada dan kutemukan serta kuketahui selama ini.
      Sesuatu yang paling halus yang kuketahui selama ini belum pernah meragukan aku dalam ketetapan ajaran yang telah kupegang dan kuyakini selama ini. sejauh pencarian itu tetap saja kutemukan makhluk Alloh SWT, tidak mnenjadikan beranjak dalam keraguan kepada-Nya, atau menjadikan makhluk yang paling halus menjadi sebagai Tuhan.
      Sembah Sujudku terus terpanjat kepada-Nya dan kuucapkan terima kasih kepada Nabi Muhammad semoga shalawat serta salam tetap dicurah-limpahkan kepada beliau. Akhirnya kuyakini Dia adalah Dia, Tuhan Yang memiliki kesempurnaan. Tanpa membanding-bandingkan dari agama, ajaran dan jalan yang lain yang menyembah simbol-simbol dari makhluk Alloh SWT, kuyakini dengan pasti dan semua yang ada di alam semesta ini adalah milik Alloh SWT yang dianugerahkan kepada manusia sebagai khalifah di bumi ini.
Akhirnya sejuta makhluk yang ada di bumi atau di alam semesta ini, Tetap kupilih Alloh SWT sebagai Tuhan Pencipta Alam dan Yang Maha Pengatur.