Perkataan Nabi diambil dari kata Nubuwwah artinya tempat yang tinggi, karena tingginya derajat seorang Nabi. ada pendapat lain yang mengatakan bahwa kata nabi diambil dari kata Nabaa, artinya berita (khabar) dengan makna Fail atau Maf'ul, yang bila diartikan adalah orang yang memeberi/membawa kabar atau orang yang diberi kabar.
Ada panggilan lain untuk seorang nabi, seperti habibullah, almusthofa dan almukhtar. khusus untuk kata almusthafa dan almukhtar yang memiliki arti yang sama yaitu orang yang dipilih. hal ini dimaknai bahwa seorang nabi itu dipilih dan diangkat oleh Alloh SWT. bukan atas pengakuan dirinya secara sepihak. Jadi, Tidak bisa dianggap Nabi kalau seseorang mengaku dirinya sebagai Nabi atau rasul.
Dalam salah satu kitab tauhid, pengertian Nabi adalah seseorang yang mengaku Nabi setelah diangkat oleh Alloh SWT diberi Wahyu. Akan tetapi untuk zaman setelah Pengangkatan Nabi muhammad saw, tidak seorang pun bisa diakui sebagai seorang Nabi dan Rasul. ketentuan ini mutlak dan tidak bisa dirubah meski "kemukjizatan"nya ada yang seperti nabi dan rasul sebelumnya ataupun lebih. ketentuan ini berdasarkan Al-Qur'an.
TOBE CONTINUE....
Dalam salah satu kitab tauhid, pengertian Nabi adalah seseorang yang mengaku Nabi setelah diangkat oleh Alloh SWT diberi Wahyu. Akan tetapi untuk zaman setelah Pengangkatan Nabi muhammad saw, tidak seorang pun bisa diakui sebagai seorang Nabi dan Rasul. ketentuan ini mutlak dan tidak bisa dirubah meski "kemukjizatan"nya ada yang seperti nabi dan rasul sebelumnya ataupun lebih. ketentuan ini berdasarkan Al-Qur'an.
TOBE CONTINUE....
